1. Pra-Persiapan Peluncuran
1.1 Periksa Kantong Udara Karet Anda:
Pastikan airbag tidak retak, bocor, atau ada bagian yang aus. Gunakan yang dapat menahan beban lebih dari kapal Anda (tambahkan 30% ekstra agar aman).
Peralatan Lainnya: Uji pompa hidrolik/kompresor udara, derek, dan selang-keduanya harus berfungsi dengan baik.
1.2 Periksa Tempat Peluncuran:
Area tersebut harus mulus, dengan kemiringan kecil (1:10 hingga 1:15) agar kapal mudah meluncur. Singkirkan benda tajam yang dapat melubangi kantung udara.
Air: Air harus cukup dalam (1,5 kali draft kapal) agar kapal tidak sampai ke dasar.
Cuaca: Jangan diluncurkan saat angin kencang (lebih dari 6 derajat), hujan lebat, atau gelombang laut yang ganas.
1.3 Pengaturan Kantung Udara:
Letakkan airbag lurus melintasi arah luncuran, dengan jarak yang merata di sepanjang kapal. Tambahkan kantung udara ekstra di bawah bagian yang berat (seperti bagian tengah kapal) untuk menyebarkan beban. Tandai tempat memasang kantung udara dengan kapur/selotip. Putuskan siapa yang akan mengawasi tekanan udara, derek, dan masuknya air-berikan walkie-talkie.
2. Di-Langkah-Langkah Peluncuran Situs
2.1 Memasang dan Mengembang Airbag
Gunakan derek/forklift untuk memasang kantung udara yang kempes di tempat yang ditandai (pastikan menyentuh kapal dan tanah). Hubungkan kantung udara ke pompa dan kembangkan secara perlahan. Pertahankan tekanan antara 0,3–0,8 MPa (jangan terlalu mengembang-dapat meledak). Periksa apakah kapal terangkat secara merata (tidak miring). Jika miring, sesuaikan tekanan udara di beberapa airbag.
2.2 Biarkan Kapal Meluncur
Pasang derek ke bagian depan dan belakang kapal untuk mengontrol kecepatan. Jaga agar kabel winch tetap kencang namun jangan terlalu kencang. Pelan-pelan lepaskan rem winch-biarkan kapal meluncur menuruni lereng. Perhatikan arahnya: jika kapal membelok, sesuaikan tegangan winch atau gunakan tali untuk memandunya. Pertahankan kecepatan pada 0,5–1 m/s. Jika terlalu cepat, gunakan rem winch secara perlahan.
2.3 Setelah Kapal Diluncurkan Ke Air
Saat kapal diluncurkan, lepaskan kabel winch. Keluarkan kembali kantung udara dari air-periksa apakah ada kerusakan, kempiskan perlahan, bersihkan, dan simpan di tempat kering. Periksa kapal: pastikan tidak ada kerusakan lambung atau kebocoran air. Pastikan bisa berlayar dengan aman.
3. Tip Keamanan Utama
Semua pekerja harus mengenakan helm keselamatan, jaket pelampung, dan-sepatu anti selip. Jauhkan orang lain dari area peluncuran. Jangan pernah melebihi tekanan maksimal kantung udara. Tambahkan katup pelepas tekanan ke pompa. Pastikan kantung udara ditempatkan secara merata-bobot yang tidak rata dapat merusak kantung udara atau membuat kapal bengkok. Siapkan perlengkapan darurat (alat pemadam kebakaran,-peralatan P3K). Ajari pekerja apa yang harus dilakukan jika terjadi kesalahan (seperti kebocoran airbag).
4. Jaga Airbag dalam Kondisi Baik
Periksa airbag sebelum/sesudah digunakan-ganti yang rusak atau berlubang. Bersihkan airbag setelah digunakan (hilangkan garam/lumpur) dan simpan di tempat sejuk dan kering (tidak terkena sinar matahari langsung, tidak ada benda tajam). Setahun sekali, uji airbag: kembangkan hingga tekanan maksimal, tahan selama 24 jam. Jika tekanan turun lebih dari 5%, perbaiki kebocorannya. Periksa katup dan selang sesering mungkin-ganti komponen yang aus. Simpan selang dalam keadaan melingkar rapi.
